Sambutan Rektor II

 
SAMBUTAN REKTOR PADA SERAH TERIMA DAN PELANTIKAN REKTOR UNIVERSITASTRILOGI
 
Assalamualaikum Wr Wb.
Yang terhormat Jajaran Pimpinan YPPIJ
Yang terhormat Bapak Prof Haryono Suyono dan Jajaran Pimpinan Yayasan Damandiri
Yang terhomat Bapak Dr. Subiakto Tjakrawerdaja
Yang terhomat para Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Trilogi
Yang kami cintai para mahasiswa Universitas Trilogi
Yang terhormat perwakilan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kopertis DKI Jakarta, dan pimpinan perguruan tinggi IPB, ITB.
Bapak dan Ibu hadirin yang berbahagia
Selamat pagi dan salam sejahtera buat kita semuanya,
 

Puji syukur kita panjatkan pada Allah SWT atas nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di sini pada momen yang penuh kenangan. Saya berdiri di podium ini sebagai Rektor Universitas Trilogi setelah saya berdiskusi dengan Bapak Subiakto sebagai Plts Rektor yang merangkap Ketua YPPIJ, pada sekitar bulan Mei 2013. Kami membahas masalah-masalah umum yang berkaitan dengan dunia ekonomi, sosial, politik, budaya, sains dan teknologi, serta pendidikan tinggi.  Pada saat itu sudah mulai ada pembicaraan tentang Universitas Trilogi walaupun tidak terlalu mendalam. Selang beberapa hari setelah itu diskusi diperluas dengan menghadirkan Bapak Prof. Haryono Suyono dan jajaran pimpinan YPPIJ serta Damandiri.  Pada saat itu sudah mulai membahas lebih rinci membahas peran universitas dalam pembangunan nasional dan peradaban yang semakin terbuka. Prof. Haryono pada saat itu menyimak kemajuan-kemajuan masyarakat akar rumput melalui gerakan pemberdayaan keluarga dan MDGs. Di ujung diskusi itu beliau mengharapkan agar Universitas Trilogi dapat berperan dalam membangun ekonomi Indonesia dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta Bapak Haryono beserta Bapak Subiakto secara eksplisit menyatakan harapan agar saya siap memimpin Universitas Trilogi. Bagi saya, tantangan ini sangat menarik walaupun tentunya tidak semudah membalikkan tangan.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Universitas Trilogi telah diwujudkan bulan Januari 2013 ini adalah universitas yang sebenarnya telah lama berikprah dalam dunia pendidikan melalui STEKPI. Jadi Universitas ini bukanlah PT baru tetapi sudah cukup matang dan siap terus berkembang untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.  Dengan berbagai tantangan bangsa ini  Universitas Trilogi memiliki komitmen membangun SDM dengan ciri: 1) keteknopreneuran yakni  kewirausahaan berbasis penguasaan teknologi, 2) kemampuan kolaborasi yakni  kebiasaan kerjasama dan mengelola teamwork yang solid dengan kekuatan jejaring yang luas dan memiliki kreatifitas, serta 3) kemandirian yakni kemampuan memimpin dan selalu berkeinginan untuk memberikan manfaat kepada lingkungan di sekitarnya. Berdasarkan ketiga karakteristik itulah visi universitas diarahkan untuk menjadi universitas yang inovatif dengan mengembangkan Keteknopreneuran, Kolaborasi dan Kemandirian, dalam Sistem Ekonomi berdasar nilai-nilai Pancasila. Secara pribadi saya mengharapkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila ini jangan sampai dilupakan oleh segenap bangsa, terutama generasi muda.  Pancasila dan keragaman budaya ini juga harus kita pupuk sebagai kekayaan dan pemersatu bangsa.

Para hadirin yang berbahagia
Universitas Trilogi sepakat untuk menjalankan tri dharma dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1 . Pendidikan. Menyelenggarakan pendidikan untuk mengembangkan keteknopreneuran, kemampuan bekerja sama dan kemandirian dalam lingkungan ekonomi biru, utamanya pangan dan energi, sehingga menghasilkan lulusan siap kerja yang inovatif, adaptif dan memiliki karakter yang kuat berlandaskan nilai-nilai Pancasila, serta mampu berkontribusi pada pembangunan nasional yang berkelanjutan.
2 . Penelitian. Mengembangkan pengetahuan dalam berbagai bidang ilmu dan keteknopreneuran melalui penelitian dan pengembangan.
3 . Pengabdian pada masyarakat.  Memberikan sumbangan nyata pada pembangunan nasional yang berkelanjutan sehingga dicapai kemandirian bangsa.
 
Tri Dharma ini akan dijalankan secara terintegrasi, yakni ketiga dharma itu saling kait mengait sebagai bagian integral misi universitas dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, melakukan riset yang bermanfaat sehingga dapat diterapkan langsung oleh dunia industri, pemerintahan, dan masyarakat secara keseluruhan.  Untuk menunjang karakteristik universitas dan konsep keterpaduan tri dharma, para tenaga pendidikan dan kependidikan sepakat untuk membuat kegiatan belajar-mengajar dengan pendekatan student centered learning, team base learning, perpaduan antara hard skill dan soft skill, serta memahami konsep sains dan terapannya secara nyata.  Dengan demikian, pembahasan studi-studi kasus nyata di lapangan akan menjadi ciri proses pembelajaran di Trilogi.  Alhamdulillah kami memiliki kampus dengan gedung berpenghargaan arsitektur terbaik yang akan kami teruskan menjadi Kampus Dalam Taman yang asri, indah, nyaman, bersih, tertib, dan aman. Untuk mendukung mahasiswa yang memerlukan biaya kami berusaha membuat program-program beasiswa prestasi dan beasiswa bantuan ekonomi.   Kami juga akan memperluas kerjasama CSR perusahaan-perusahaan nasional yang peduli terhadap kualitas SDM saat ini dan masa depan. Kami akan terus  bekerja sama dengan para alumni STEKPI yang saat ini sudah banyak berkiprah di dunia perbankan, industri, serta sektor pemerintahan. Mereka adalah aset bangsa sekaligus aset universitas yang akan tetap peduli kepada adik-adiknya yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Trilogi.  Selain itu kami berada di tempat yang sangat strategis dan akan kami akan ikut andil dalam memelihara kerapihan, ketertiban, dan kebersihan wilayah di sekitar kampus melalui kerjasama dengan pemerintahan dan masyarakat di sekitar kampus.

Para hadirian yang berbahagia.
Seperti yang dituangkan oleh Bapak Wakil Presiden RI di Harian Kompas tanggal 3 Oktober 2013, bahwa salah satu upaya meningkatkan kualitas belajar masa kini adalah pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini juga berefek terhadap proses belajar-mengajar di berbagai institusi pendidikan. Tenaga pendidik harus memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami suatu ilmu pengetahuan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari secara cepat. Sumber-sumber belajar yang bertebaran di dunia maya saat ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat proses pendidikan di uniersitas. Selain itu civitas akademika dapat bersama-sama menyusun rancangan kurikulum yang kaya dengan contoh-contoh nyata di masyarakat dan dunia industri. Kekayaan sumber belajar yang dimiliki oleh Universitas Trilogi harus bisa juga diakses oleh mereka yang bukan mahasiswa Trilogi. Secara internal semua teknis termasuk informasi ujian, pekerjaan rumah, tugas-tugas paper, contoh-contoh ujian, buku teks, jurnal ilmiah dan berabagai informasi mata kuliah akan menjadi bagian dari implementasi konsep e-learning. Untuk itu kami sedang menyusun konsep dan panduan pola pembelajaran aktif melalui kelompok-kelompok belajar. Mahasiswa di dalam satu kelompok harus bekerjasama agar mereka terus berkembang dan merasakan manfaat kerjasama. Hal ini akan sangat diperlukan untuk menjawab persoalan dunia melalui pendekatan lintas-disiplin atau transdisiplin. Saat ini dalam jurnal ilmiah sudah sangat sulit ditemukan suatu paper yang ditulis oleh seorang penulis. Sudah lajim sebuah paper ditulis oleh dua, tiga, atau bahkan lima orang. Mereka umumnya bukan berasal dari satu universitas atau satu negara, tetapi melibatkan lebih dari dua negara. Artinya konsep transdisiplin melalui kerjasama ini sudah menjadi trend dunia akademik yang juga sangat diperlukan dalam dunia bisnis. Kami sedang membanguna mahasiswa Universitas Trilogi yang siap menjadi pemimpin perubahan ke arah yang lebih baik, leader for a better change.
Berdasarkan pemikiran itu sebenarnya jabatan Rektor adalah jabatan academic leader, bukan sekedar Rektor administratif yang dikhawatirkan menggejala di berbagai PT. Saya mendapat titipan dari yang terhormat Bapak Prof. Haryono Suyono dan Bapak Dr Subiakto bahwa Rektor Unviersitas Trilogi sesungguhnya bukan sekedar mengelola aset, SDM internal dan civitas akademika saja, tetapi juga harus membangun karakter civitas akademika yang peduli terhadap masa depan bangsa Indonesia, kelak mahasiswa harus menjadi pemimpinan pembangunan yang peduli terhadap masyarakat yang mendambakan Indonesia menjadi negara yang bermartabat. Dalam tataran praksisnya hal ini mencakup aspek pengembangan ilmu dan teknologi yang dibutuhkan untuk menjamin kehidupan umat manusia yang lebih baik, mampu mengatasi persoalan krisis kemanusiaan dan lingkungan hidup yang berdampak kepada kedaulatan pangan dan energi bangsa. Mahasiswa harus terbiasa membahas konsep dan implementasi pengentasan kemiskinan, masalah urbanisasi, kerusuhan sosial, pemanfaatan potensi sumber daya alam secara lestari, dan lain-lain yang bermuara pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup Bangsa Indonesia. Mahasiswa harus terbiasa membedah nilai-nilai ekonomi nusantara yang menjadikan masyarakat kita kokoh, kuat dalam ekonomi, dan punya solidaritas sosial tinggi.

Bapak dan Ibu yang terhomat
Kepemimpinan dalam suatu institusi pendidikan tinggi menjadi sangat penting dan strategis, terutama dengan meningkatnya persaingan global. Untuk itu seluruh komponen civitas akademika dan tenaga kependidikan harus mampu bertindak cepat, tepat, efektif, efisien, ramah dan peduli terhadap kemajuan bersama. Kuncinya adalah kerjasama, komunikasi yang baik, terbuka, terus belajar memahami sains dan teknologi baru, dan selalu bersedia untuk saling tolong menolong. Kita berada di universitas berarti kita harus menjadi model kehidupan ilmiah yang baik agar masyarakat dapat meneladani perilaku kehidupan kampus yang dinamis, harmonis, terbuka, profesional, cepat, tepat, dan selalu peduli lingkungan. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah swt yang diciptakan sebagai makhluk sosial yang tentunya saling membutuhkan satu sama lain. Budaya kampus yang saling menghargai, tertib, aman, nyaman, bersih, dan sopan adalah prasyarat masyarakat akademik yang kondusif terhadap perkembangan inovasi dan kreatifitas civitas akademika. Budaya seperti inilah yang akan kami pupuk sehingga kami dapat disebut sebagai knowledge base society.
Perkembangan teknologi terbaru telah memperkecil hambatan fisik komunikasi sehingga memungkinkan terjadinya interaksi manusia secara bebas, cepat, dan global. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Hal ini dapat dicapai dengan integrasi Tri Dharma PT selaras dengan misi Universitas Trilogi, yaitu dengan : 1) Pendidikan berbasis kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan kerangka teoritikal yang kuat. 2) Penelitian dan pengembangan berbasis kebutuhan masyarakat, 3) Pengabdian pada masyarakta adalah implementasi hasil penelitian denganmelibatkan sivitas akademikajuga para alumni. Selain itu, semua anggota civitas akademika Universitas Trilogi harus menjadi bagian dari asosiasi keilmuan di tingkat nasional dan internasional dan usahakan mengambil alih pimpinan dari asosiasi tersebut.

Hadirin yang saya hormati.
Beberapa hari ini saya sempat berdialog dengan para tenaga pendidik dan kependidikan di Universitas Trilogi yang sepakat akan menjadikan kampus nyaman untuk semuanya. Sehingga hal ini akan menjadi ajang promosi yang efektif untuk mendapatkan input mahasiswa dari berbagai SMA di seluruh Indonesia. Dosen-dosen juga semangat untuk menuliskan hasil riset untuk dikirim ke berbagai jurnal ilmiah internasional dan menuliskan panduan-panduan teknis untuk keperluan masyarakat. Semua kegiatan ini kami yakin akan meningkatkan reputasi Universitas Trilogi secara nasional dan internasional. Sehingga indikator-indikator World Class University itu menjadi dampak bukan sekedar tujuan. Para dosen akan mengajak mahasiswa untuk melakukan kajian saintifik dan upaya menerapkannya di dunia nyata agar Universitas Trilogi ini menjadi lembaga rujukan tempat berpikir alternatif yang kreatif. Kita harus mempunyai passion ke arah itu, termasuk passion dalam menjalankan tugas sehari-hari. Jiwa passion ini juga sangat diperlukan dalam dunia profesionalisme. Insya Allah melalui kekuatan passion ini kita akan mendapat keberkahan dan rizki yang bermanfaat.
Salah satu keinginan utama Universitas Trilogi adalah menciptakan sarjana siap bekerja dan berwirausaha. Seyogyanya, seseorang tidak lagi bekerja untuk sekedar memperoleh imbalan material. Jadikanlah material ini sebagai dampak dari kualitas kerja. Dalam mencari atau menciptakan pekerjaan, kini juga harus memperhatikan faktor nonmatrial, sesuatu yang sifatnya intangible, terutama segi manfaat bagi orang lain. Melalui pekerjaan, setiap orang menginginkan tercapainya tujuan hidup, berkontribusi, menjalin hubungan, membuat sesuatu yang bernilai dan mendapatkan harapan. Setiap orang yang memiliki makna dalam bekerja akan lebih kompeten, berkomitmen, dan berkontribusi. Kompetensi, komitmen, dan kontribusi setiap orang akan meningkatkan kepuasan dan komitmen antar pihak. Dalam suatu perusahaan, komitmen pelanggan akan menciptakan hasil keuangan yang baik bagi perusahaan.
Dalam beberapa dekade terakhir, kewirausahaan sosial (social entrepreneur) dianggap sebagai salah satu solusi mengatasi masalah ekonomi masyarakat melalui nilai-nilai sosial. Seorang pengusaha sosial harus menjadi agen perubahan bagi masyarakat yang lebih mengedepankan nilai sosial di atas keuntungan ekonomi semata. Hal ini senada dengan ungkapan David Bornstein, penulis How to Change the World: Social Entrepreneurs and the Power of New Ideas. Dia menyebutkan, wirausahawan sosial mengidentifikasi sumber daya ketika orang lain hanya melihat masalah. Karena itu, tugas seorang pengusaha sosial adalah untuk mengenali masalah dan tahu kapan bisa memberikan solusi kepada masyarakat yang terjebak persoalan. Mereka juga mampu memberikan cara baru melepaskan dari persoalan itu. Wirausahawan sosial mengubah sistem, menyebarkan solusi dan membujuk seluruh masyarakat mengambil lompatan baru. Untuk itu Universitas Trilogi akan memperkuat program KKN tematik bekerjasama dengan Yayasan Damandiri dan Posdaya melalui paket pengentasan kemiskinan berbasis keluarga dengan indikator global – MDGs, yakni 1) program pengentasan kemiskinan, 2) program pendidikan budaya bersekolah, 3) program kesetaraan gender, 4) Program menurunkan angka kematian anak, 5) Program KB dan kesehatan, 6) program memerangi penularan HIV/AIDS, 7) program daya dukung lingkungan berkelanjutan, 8) Penghargaan dan kerjasama untuk pengembangan budaya kewirausahaan sosial. Di tataran operasional, setelah beberapa kali diskusi, dosen-dosen sepakat akan melakukan berbagai kegiatan tri dharma antara lain:
1 . Mengembangan atmosfir akademik untuk pembelajarna berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) dan kerjasama.
2 . Memperkuat pengembangan fasilitas berbasis IT untuk aktivitas Tri Dharma PT dan sistem administrasi.
3 . Memperkuat dan melaksanakan konsep GUG (Good University Governance).
4 . Promosi untuk memperoleh input PT yang berkualitas (untuk calon mahasiswa, dosen, staff, infrastruktur, teknologi dll).
5 . Mengoptimalisasikan sumberdaya dan jaringan untuk keperluan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara terintergasi.
Mengakhiri sambutan ini, perkenankanlah saya mengucapkan terima kasih pada semua hadirin yang dengan kerelaan hati untuk mendukung kemajuan Universitas Trilogi baik secara langsung ataupun tidak. Uluran tangan kerjasama dan do’a sangat kami harapkan agar kampus ini menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia yang berkontribusi pada pencerdasan SDM, perbaikan ekononim bangsa, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia khsusunya serta umat manusia umumnya. Ucapan terima kasih pula kepada seluruh keluarga besar Yayasan-yayasan yang mendukung secara langsung kemajuan Universitas Trilogi yang selalu menekankan pentingnya kerjasama dan peduli terhadap masa depan bangsa Indonesia. Semoga masa jabatan yang akan saya emban ini ini menjadi era yang produktif serta sarat kemajuan bagi seluruh civitas akademika Universitas Trilogi.  Kepada Bapak Prof. Haryono Suyono dan Bapak Dr. Subiakto beserta seleuruh jajaran yayasan yang menaungi Universitas Trilogi diucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami tetap akan berkonsultasi dalam membangun Universitas Trilogi ini.
Kepada Rektor IPB dan segenap jajaran pimpinan serta civitas akademika IPB saya mengucapkan terima kasih atas persetujuan penempatan saya di Universitas Triologi ini sebagai bagian dari tanggung jawab IPB dalam membangun pendidikan tinggi di Indonesia.  Untuk itu saya mengharapkan kerjasama yang telah dijalin selama ini dapat dipererat lagi untuk mencapai cita-cita bersama yaitu terjuwudnya masyarakat Indonesia yang kuat dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat.
Para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Universitas Trilogi marilah kita bekerjasama untuk membangun kampus ini menjadi model masyarakat ilmiah yang inovatif, kreatif, tertib, indah, bersih, aman, nyaman, dan menyenangkan. Kampus yang kuat dengan budaya akademik. Semoga Allah swt Tuhan YME senantiasa dapat  membimbing kita semuanya dalam menjalankan tugas-tugas di muka bumi ini dengan nilai ibadah yang sempurna. Aamiin ya rabbal alamin.
 
Billattaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.
Prof. Dr. Asep Saefuddin
Rektor Universitas Trilogi/Profesor Statistika Terapan
Kampus Universitas Trilogi, 4 Oktober 2013.